Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 19 Januari 2017

Tag:

Tugas Bahasa Indonesia Naskah

Ari yosita

Pembukaan :
Selamat sore pemirsa setia, saya kali ini akan menyampaikan berita paling hangat dan teraktual hari ini. Bersama saya Ari Yosita di liputan sore. Berita yang akan saya sampaikan adalah tentang Ahok Jadi Tersangka, #KamiAhok Puncaki Trending Topic Twitter.
Isi :
Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama.
Ditetapkannya kandidat Pilkada DKI Jakarta nomor urut kedua jadi tersangka itu ternyata menuai berbagai respons dari netizen. Sampai-sampai, linimasa Twitter pun dipadati cuitan seputar Ahok.
Berdasarkan pantauan Tekno Liputan6.com pada Rabu (16/11/2016), cuitan netizen soal respons Ahok yang jadi tersangka telah mendominasi trending topic Indonesia.
Hashtag #KamiAhok menduduki posisi trending topic pertama. Menyusul hashtag #PenjarakanAhok, #BreakingNews, trending words Kabareskrim Polri, Tersangka serta AHOK Jadi Tersangka.
Berita selanjutnya adalah tentang Debat Cagub DKI Jakarta, Siapa Pemenang Versi LIPI?
Debat cagub DKI putaran pertama telah berlangsung pada Jumat malam, 13 Januari 2017. Menurut peneliti senior Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI, Syamsuddin Haris, pasangan nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat adalah pemenang dari debat perdana itu.
"Pemenang debat pertama, soal agenda (kebijakan) yang menang palson dua. Soal penampilan lebih fasih (bicara) nomor satu," ujar Haris Gedung Widya Graha LIPI, Jakarta Selatan, Kamis (19/1/2017).
Haris menyebut, dua palson penantang petahana gagal memanfaatkan momen untuk menawarkan kebijakan alternatif bagi warga Jakarta.
"Dua paslon penantang gagal memanfaatkan momen debat kandidat untuk menawarkan kegiatan alternatif ke masyarakat, selain yang ditawarkan petahana," ucap Haris.
Menurut Haris, paslon nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni dan paslon nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno tak menampilkan kebijakan yang dapat menandingi kebijakan Ahok-Djarot](2829174 "").
"Justru debat betul-betul dimanfaatkan petahana untuk tunjukkan kelebihannya. Maka tidak mengejutkan muncul kejadian tidak enak seperti  hafalan dan retorika," jelas dia.
Haris menilai, Ahok-Djarot mampu menunjukkan kebijakannya dengan baik. Sementara, Agus-Sylvie dinilai kebijakannya terlalu mengada-ada; untuk Anies-Sandi dinilai baik, meski terlalu teoritis.
"Ada (kebijakan) tapi enggak masuk akal seperti kampung apung. Mengawang-awang tidak jelas," tandas Haris.
Penutup :

Itulah sementara berita yang dapat saya sampaikan. Saya ucapkan terimakasih dan sampai jumpa diberita saya selanjutnya di acara liputan malam.

About and

Hi, My Name is Andrian Wijaya.

0 komentar:

Posting Komentar